Cara Menggunakan Lemari Es yang Tepat untuk Menjaga Kesegaran Makanan

Sobat AQUA Elektronik tentu saja pernah merasa kenapa makanan yang baru saja kita masak tiba-tiba sudah berbau tidak sedap dan terasa asam. Tentu saja kita akan merasa tidak nyaman untuk mengonsumsi makanan tersebut. Penyebab utama yang membuat makanan cepat basi adalah bahan baku masakan yang tidak segar, cahaya yang berlebih, serta suhu dapat membuat makanan jadi cepat basi. Selain itu, hal-hal di bawah ini juga menjadi penyebab makanan cepat basi.

1. Tempat dan Cara Menyimpan yang Salah

Tempat dan cara menyimpan bahan makanan yang salah merupakan salah satu penyebab makanan basi. Jika rumah Anda hangat dan lembab, buah-buahan dan sayuran yang tersisa di tempat terbuka akan matang dan busuk lebih cepat. Suhu lemari es di atas 4 derajat Celcius memungkinkan untuk mempercepat pertumbuhan bakteri pembusuk.

Baiknya, makanan harus disimpan secara terpisah dalam wadah yang tertutup rapat. Pisahkan wadah serta tempat untuk daging, satu untuk makanan yang akan dimakan lagi, dan satu untuk buah dan sayuran. Periksa makanan lemari es Anda setiap hari. Jika salah satu makanan mulai basi, buang segera. Bakteri dari makanan basi dapat menyebar dan mencemari makanan atau bahan makanan lainnya yang ada di sekitarnya.

Supaya lebih tertata, menggunakan kulkas dua pintu dari Aqua merupakan pilihan yang terbaik. Selain lebih hemat energi, penyimpanan bahan makanan juga dapat lebih tertata.

2. Lemari Es Kurang Dingin

Lemari es biasanya diatur dengan suhu maksimal 4 derajat Celcius, hal ini akan mencegah bakteri patogen tumbuh saat bahan makanan disimpan. Namun, dalam lemari es yang sirkulasi udaranya kurang maksimal pada umumnya tidak cukup dingin untuk menghentikan semua pertumbuhan bakteri jamur tersebut. Pantau makanan terhadap tanda-tanda pembusukan, terutama daging. Gunakan freezer pada lemari es untuk menyimpan makanan jangka panjang.

Kebanyakan kulkas dengan tingkat pendinginan baik mempunyai watt besar. Oleh karena itu, perhatikan bagaimana cara tepat memilih AC low watt agar tidak boros listrik.

3. Makanan Mengalami Dehidrasi

Apakah Sobat AQUA Elektronik mengetahui akan bakteri dalam lemari es dapat menyebabkan makanan basi terutama dalam keadaan lembab dan suhu yang hangat, dapat menyebabkan bakteri berkembang biak cepat. Fakta membuktikan bahwa makanan juga dapat dehidrasi.

Dehidrasi yang dimaksud adalah proses menghilangkan uap air dari makanan, sehingga memperlambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri yang membuat busuk. Cara meminimalisir air pada makanan dengan benar adalah, dengan makanan yang harus dipanaskan sampai sekitar 60 derajat Celcius, atau saat kompor telah dimatikan, keringkan dengan cara dikipas-kipas atau berikan sirkulasi udara untuk membantu menarik kelembaban dari makanan. Hindari menutup makanan langsung saat masih panas.

4. Cahaya pada Makanan

Makanan menyerap paparan cahaya alami maupun buatan, sehingga dapat membentuk pembusukan. Pembusukan cahaya pada makanan biasanya mengarah kepada jenis makanan tertentu, seperti makanan berlemak dan bersantan akan cenderung mudah basi.

5. Menulis Tanggal Expired Sendiri

Untuk menghindari pembusukan yang terjadi pada makanan, disarankan agar Sobat AQUA Elektronik untuk menulis tanggal pembelian dan expirednya terutama pada barang barang organik seperti telur, daging, dan sayuran. Bisa saja kita mengonsumsi makanan tersebut tanpa menyadari kesegarannya. Kita harus tetap menjaga kesegaran makanan untuk menjaga kesehatan tubuh, selain itu tentu saja kita tidak ingin membuang makanan yang sudah dibeli.

6. Kentang untuk Menyerap Bau Busuk

Tips terakhir untuk Sobat AQUA Elektronik adalah dengan meletakan potongan kentang untuk mencegah bau busuk dari bahan makanan atau makanan olahan yang dimasukkan ke kulkas. Kentang kurang ideal untuk disimpan dalam kulkas karena zat tepungnya akan merubah warna potongan kentang karena perubahan zat gula.

Namun jika diletakkan di tempat yang lebih gelap, dingin dan jauh dari jenis bawang-bawangan, kentang dapat menyerap bau busuk dari bahan makanan atau makanan yang disimpan di kulkas. Masukkan potongan kentang ke dalam kulkas secara acak dan ganti potongan kentang setiap tiga hari sekali agar menyerap bau lebih maksimal.

Dengan mengetahui penyebab lemari es berbau dan cara meminimalisir bau pada lemari es, Sobat AQUA Elektronik dapat hidup lebih sehat dengan penggunaan lemari es yang tepat. Pastikan makanan yang disimpan dalam kulkas telah terorganisir, terutama sayuran dan buah-buahan tidak tercampur dengan daging atau sisa makanan yang disimpan dalam lemari es.

AQUA ELEKTRONIK PRODUCT SERVICE & SUPPORT

Kami dapat membantu menjawab pertanyaan seputar produk, perawatan, penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan produk AQUA ELEKTRONIK Anda.

LIVE CHAT

Senin - Jumat
07:00 - 19:00 WIB
Sabtu, Minggu & Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

CALL CENTER
BEBAS PULSA
0800 1 003 003

Senin - Jumat
07:00 - 19:00 WIB
Sabtu, Minggu & Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

SMS & Whatsapp

0858-1000-3003