Mengenal Bahan Galon Sekali Pakai, Kelebihan & Kekurangannya
Air adalah salah satu kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari. Mengkonsumsi air yang cukup dapat membantu tubuh agar tetap terhidrasi, memiliki metabolisme yang baik dan menjaga kesehatan organ–organ tubuh. Oleh karena itu, kebersihan setiap air yang kita minum harus dijaga dengan baik.
Budaya mengkonsumsi air putih masyarakat Indonesia terus berubah dari tahun ke tahun. Jika dulu sebelum minum air putih harus direbus dulu dan air disajikan dalam teko, kini banyak masyarakat yang sudah minum Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dalam bentuk galon.
Saat ini ada dua jenis galon yang acap kali digunakan di masyarakat, yaitu galon isi ulang dan galon sekali pakai. Yuk ketahui perbedaannya berikut ini:
Jenis-Jenis Bahan Galon
Galon 19 liter umumnya terbuat dari dua bahan, yaitu polikarbonat (PC) dan polyethylene terephthalate (PET). Galon dengan bahan polikarbonat (PC) umumnya digunakan oleh produsen galon isi ulang karena bisa tahan lama, sedangkan galon sekali pakai umumnya menggunakan bahan plastik polyethylene terephthalate (PET).
Selain berbeda dalam hal durasi penggunaan dan bahan utama, kedua jenis galon ini juga berbeda dalam kandungan bahan. Bahan polikarbonat dalam galon isi ulang mengandung BPA (Bisphenol-A). Dalam kondisi tertentu, seperti panas berlebihan, bahan BPA ini dapat tercampur ke dalam air dalam wadah tersebut. Apabila diminum, air yang sudah tercampur BPA ini dapat membuat gangguan kesehatan, seperti gangguan ginjal atau masalah reproduksi.
Oleh karena itu, penggunaan BPA dalam galon isi ulang dibatasi oleh BPOM menjadi maksimal sebanyak 0,6 bpj (600 microgram/kg). Lantas, apakah hal ini berarti jenis galon lainnya lebih baik dan lebih sehat? Yuk simak kelebihan dan kekurangan menggunakan jenis wadah air minum dalam kemasan yang satu ini:
Kelebihan Galon Sekali Pakai
1. Praktis dan variatif
Beberapa produsen mematok harga air minum dalam galon sekali pakai dengan harga Rp20.000-an untuk 15 liter dan Rp15.000 untuk 5 liter. Harga ini tentu lebih murah dan variatif jika dibandingkan dengan galon isi ulang yang membutuhkan biaya sebesar Rp50.000 untuk mendapatkan air dalam volume yang sama dan wadahnya sekaligus.
2. Multiguna
Jika Anda membutuhkan air minum di rumah, maka Anda bisa menggunakan galon isi ulang maupun sekali pakai 19 liter atau 15 liter. Tapi, jika Anda sedang bepergian entah itu mudik atau pergi wisata, maka Anda bisa menggunakan galon sekali pakai volume 5 liter karena fisiknya yang lebih kecil dan ringan.
3. Tidak mengandung BPA
Berbeda dengan galon isi ulang yang berbahan polikarbonat, galon berbahan PET relatif tidak mengandung BPA, sehingga digadang-gadang lebih sehat. Namun demikian, Anda perlu ingat bahwasanya kesehatan galon umumnya ditentukan dari cara menyimpan benda tersebut, kebersihan fisiknya dan kebersihan air di dalamnya. Oleh karena itu, alih-alih hanya berfokus minum dari air minum air galon saja, sebaiknya Anda tetap menjaga kebersihan bagian luar dan dalam galon tersebut dan kebersihan dari air itu sendiri.
4. Bisa dijual
Sama seperti sampah botol plastik lainnya, sampah galon sekali pakai juga bisa dikumpulkan dan dijual kepada pengepul maupun bank sampah. Harganya memang tidak seberapa, akan tetapi tentu lumayan untuk mengurangi volume sampah di rumah Anda.
5. Bisa didaur ulang
Kelebihan dari yang kelima adalah galon berbahan PET ini bisa didaur ulang menjadi alat-alat yang berguna, seperti pot bunga, kandang burung dan ayam dan lain sebagainya. Hal ini karena bahannya yang tipis membuat galon jenis ini bisa dimodifikasi dan dihancurkan dengan lebih mudah.
Kekurangan Galon Sekali Pakai
1. Masalah sampah
Kekurangan utama dari penggunaan galon yang hanya dipakai sekali saja adalah fakta bahwa ia dapat menyebabkan penumpukan sampah plastik. Hal ini karena sesuai namanya, benda ini hanya digunakan satu kali lalu dibuang.
Memang, galon jenis ini juga lebih mudah di daur ulang (recycle), namun sayangnya praktik daur ulang galon ini masih belum terjadi secara masif, sehingga banyak sampah sekali pakai akan terbuang begitu saja.
2. Masalah kesehatan
Bebas dari BPA bukan berarti 100% aman dari masalah kesehatan. Mikroplastik yang terkandung dalam galon jenis apapun bisa larut dalam air minum didalamnya apabila benda tersebut tidak disimpan di tempat yang sesuai, misalnya galon disimpan di tempat yang terlalu panas. Apabila sempat terminum, mikroplastik ini dapat menyebabkan tumor atau bahkan kanker.
Solusinya adalah, letakkan galon Anda di tempat yang redup apabila Anda tidak memiliki dispenser air. Jangan lupa bersihkan galon dan dispenser tersebut secara rutin supaya bakteri, virus, kuman maupun mikroplastik dan BPA tidak masuk ke dalam tubuh Anda dan keluarga.
Lebih Mudah Lengkapi Kebutuhan Air Minum Sehari-hari dengan Dispenser AQUA Elektronik
Terlepas dari apapun jenis galon yang Anda gunakan, Anda bisa menyimpannya di AWD-1180BC dari AQUA Elektronik. AWD-1180BC merupakan dispenser loading bawah, sehingga dengan menggunakan alat ini, Anda tidak perlu susah-susah meletakkan galon di bagian atas dispenser.
Dispenser tidak hanya berguna untuk menyimpan galon, tetapi juga berguna sebagai
penyedia air dingin maupun air hangat untuk kebutuhan rumah secara instan. Lengkapi dapur rumah Anda dengan
dispenser kualitas terbaik yang satu ini untuk hidup yang lebih nyaman dan sehat.