Cara Mengatasi AC yang Mengeluarkan Es Batu

laki-laki memperbaiki ac

Jumlah rumah tangga yang menggunakan Air Conditioner (AC) terus meningkat seiring berjalannya waktu. Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional yang dilakukan Badan Pusat Statistik pada tahun 2017 menunjukkan bahwa 7,98% rumah tangga di tanah air menggunakan AC. Jumlah tersebut diprediksi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun sebagai dampak dari meningkatnya suhu cuaca. Penggunaan AC yang semakin marak sebaiknya diiringi dengan wawasan tentang perawatan AC. Jangan sampai masalah kerusakan AC seperti kebocoran atau AC mengeluarkan es batu menyebabkan konsumsi listrik membengkak dan AC semakin rusak.

AC yang mengeluarkan es batu merupakan salah satu masalah yang paling sering dialami para pengguna AC. Namun, Anda tidak perlu panik bila sudah mengetahui penyebabnya karena Anda bisa melakukan langkah penanganan yang tepat. Mari mengidentifikasi berbagai penyebab AC keluar es batu dan cara mengatasinya dengan sigap.

Mengenal Beberapa Komponen Penting pada AC

Sebelum mengetahui berbagai penyebab AC mengeluarkan es batu, ada baiknya Anda mengenal beberapa komponen penting pada AC berikut ini.

1. Kompresor

komponen ini memiliki fungsi vital untuk mengatur tekanan dan suhu udara. Kompresor akan melakukan proses kompresi uap agar suhu dan tekanannya menjadi tinggi sekaligus mempertahankan perbedaan suhu dan tekanan pada sistem. Selanjutnya, kompresor membantu mengalirkan refrigerant ke seluruh sistem pendingin.

2. Kondensor

fungsi utama kondensor adalah menurunkan suhu refrigerant dan mengubah wujudnya dari gas ke cair (disebut proses kondensasi). Penggunaan kondensor pada AC bertujuan untuk membuang panas. Kondensor berbentuk jaringan pipa yang menjadi tempat terjadinya proses kondensasi. Jika refrigerant sudah berubah menjadi cair, maka cairan tersebut akan dialirkan ke pipa evaporator untuk dibuang.

3. Evaporator

selain mendukung proses penguapan pada AC, evaporator juga berfungsi menyerap panas dari dalam ruangan agar masuk ke refrigerant lalu berlanjut ke proses pertukaran udara. Zat cair yang berasal dari pipa kondensor akan masuk ke evaporator lalu berubah wujud menjadi gas dingin karena mengalami penguapan.

4. Fan atau Blower

unit indoor maupun outdoor AC pasti memiliki komponen yang satu ini. Blower pada unit indoor berbentuk tabung bersirip yang bertugas untuk melakukan sirkulasi udara. Sementara itu, blower pada unit outdoor berbentuk kipas berfungsi untuk mendinginkan refrigerant pada kondensor.

5. Refrigerant

istilah refrigerant sering digunakan untuk menyebut freon. Gas ini termasuk komponen utama pada AC yang berfungsi mendinginkan udara. Suhu udara yang dikeluarkan oleh AC akan didinginkan oleh freon dan dialirkan kembali ke ruangan sehingga suhu ruangan menjadi sejuk. Freon memiliki karakteristik yang tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berbahaya jika terkena kulit (kecuali selaput basah seperti mata dan mulut). AC yang kekurangan freon akan mengalami penurunan kemampuan dalam mendinginkan ruangan. Itulah sebabnya jumlah freon sebaiknya diperiksa secara berkala supaya bisa langsung diisi kembali bila takarannya sudah berkurang drastis.

Beberapa Penyebab AC Keluar Es Batu

Masalah AC keluar es batu pasti sangat mengganggu kenyamanan Anda. Beberapa penyebab masalah tersebut antara lain:

1. Evaporator tercemar oli

Kondisi evaporator kotor bisa menjadi biang keladi AC mengeluarkan es batu, terutama bila evaporator kemasukan oli. Pipa evaporator berperan penting dalam mengalirkan refrigerant sehingga kondisinya harus bersih tanpa sumbatan apa pun. Jika pipa evaporator kemasukan oli, maka fungsi menyerap panasnya akan terhambat dan menyebabkan kemunculan bunga es.

2. AC kekurangan freon

Penyebab AC mengeluarkan es batu berikutnya yang paling sering terjadi adalah penurunan jumlah freon pada AC. Jumlah freon yang cukup sangat dibutuhkan untuk mengubah udara panas menjadi dingin sebelum dialirkan ke dalam ruangan. Bila tekanan freon pada evaporator berkurang, suhu kumparan evaporator akan menurun drastis hingga menyebabkan terbentuknya bunga es.

3. Kipas indoor berputar terlalu lambat

Perputaran kipas indoor yang terlalu lambat rupanya juga rentan menyebabkan AC keluar es batu. Hal ini membuat udara dingin pada evaporator tidak mengalir secara maksimal sehingga bercampur dengan air dan membeku menjadi es. Biasanya, kipas indoor berputar terlalu lambat karena banyak debu yang menempel pada baling-balingnya, kapasitor lemah, atau pengaturan kecepatan kipas yang terlalu rendah.

4. Kipas unit indoor mati

Masalah lainnya yang menyebabkan kemunculan es batu pada AC adalah kipas unit indoor yang mati. Kipas yang tidak berputar karena rusak atau tersumbat oleh banyak kotoran menyebabkan AC mengeluarkan gumpalan es batu dalam jumlah cukup banyak.

5. Pipa kapiler tersumbat

Penyumbatan pipa kapiler juga mengakibatkan AC mengeluarkan es batu. Hal ini dapat terjadi karena jumlah freon yang masuk ke evaporator berkurang sehingga unit indoor AC menghasilkan bunga es. Jika pipa kapiler mengalami penyumbatan total, maka AC pun sama sekali tidak bisa mengembuskan udara dingin ke dalam ruangan.

6. Evaporator dan filter udara kotor

Kemunculan bunga es pada AC juga dapat disebabkan oleh kondisi evaporator dan filter udara yang kotor. Sirip evaporator yang berfungsi mengalirkan udara tidak dapat berfungsi dengan baik jika tersumbat kotoran. Kendala ini membuat kemunculan bunga es pada AC tak dapat dihindari.

7. Blower rusak

Kerusakan blower juga berisiko membuat ac mengeluarkan es batu. Jika blower rusak, udara di sekitar evaporator yang harusnya mengembun dan mengalir lewat pipa dengan bantuan udara dari blower malah mengalami pembekuan. Masalah ini menyebabkan sirkulasi udara terganggu sehingga evaporator tertutup bunga es.

8. Sirkulasi freon buntu

Penyebab ac keluar es batu ini sebenarnya jarang terjadi, tetapi tetap harus diwaspadai. Salah satu ciri gangguan ini adalah kondensor tidak mengeluarkan udara panas. Tekanan freon bernilai nol atau naik turun tidak menentu, tetapi freon masih ada ketika keran pengisian dibuka. Proses pemeriksaan AC harus dilakukan secara menyeluruh dan teliti jika mengalami masalah yang satu ini, jadi pastikan Anda mengecek freon untuk menemukan ada atau tidaknya permasalahan.

Cara Mengatasi AC Keluar Es Batu

Anda bisa mengatasi masalah AC keluar es batu dengan melakukan beberapa cara efektif berikut ini.

1. Membersihkan evaporator dari oli dan kotoran lainnya

Cara mengatasi AC keluar es batu yang satu ini paling efektif dilakukan bila masalah terjadi karena evaporator yang kotor. Bersihkan evaporator secara menyeluruh agar bebas dari sumbatan kotoran atau oli. Lakukan pembersihan evaporator dengan berhati-hari agar fungsinya penyerapan panasnya kembali maksimal.

2. Mengganti pipa kapiler

Salah satu ciri AC keluar es batu akibat penyumbatan pipa kapiler adalah arus listrik tinggi, tetapi tekanan refrigerant rendah. Bila hal ini terjadi, sebaiknya segera ganti pipa kapiler supaya masalah AC lekas teratasi.

3. Menambah freon AC

Kemunculan bunga es akibat freon AC yang mulai habis dapat ditangani dengan menambah freon. Pihak penyedia jasa servis AC biasanya akan menambah freon sambil memeriksa tekanannya agar mencapai kondisi stabil yang tepat untuk mendinginkan ruangan.

4. Memperbaiki kerusakan blower

Blower merupakan salah satu komponen yang harus diamati bila AC mengeluarkan es batu. Kalau kerusakan AC terjadi akibat blower mati, maka Anda harus lekas memperbaikinya agar bisa kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Jangan sampai blower yang melambat atau mati total menyebabkan udara mengembun hingga lama kelamaan menjadi bunga es.

5. Membersihkan filter udara dan evaporator

Cara lainnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi AC mengeluarkan es batu adalah membersihkan filter udara dan evaporator. Bila kondisi evaporator dan filter sudah bersih, sirkulasi udara pada AC berlangsung maksimal sehingga AC tidak mengeluarkan es batu lagi.

6. Melakukan teknik flushing

Teknik ini wajib dilakukan untuk mengatasi masalah sirkulasi freon buntu. Prosesnya harus dilakukan dengan membuka pipa saluran, memasang selang, dan memasukan refrigerant R-11 untuk menghilangkan oli dan kotoran dalam pipa. Bila proses sudah selesai, pipa saluran harus kembali ditutup rapat sebelum menguji kinerja AC.

Cuci AC Secara Rutin: Cara Ampuh Mencegah Masalah AC Mengeluarkan Es Batu

Kondisi AC yang kotor karena sangat jarang dibersihkan merupakan penyebab utama AC mengeluarkan es batu. Risiko AC keluar es batu akibat terlalu kotor bisa dicegah jika Anda membersihkan AC secara rutin. Selain menggunakan jasa servis AC, Anda juga dapat membersihkan AC secara mandiri asalkan sudah memahami cara yang tepat. Ikuti beberapa langkah di bawah ini jika ingin membersihkan AC secara mandiri.

1. Pastikan aliran listrik AC sudah benar-benar mati

Hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah memastikan bahwa aliran listrik AC sudah benar-benar mati. Jangan sampai Anda tersengat listrik karena membersihkan AC dengan kondisi aliran listrik masih aktif. Jika perlu, tutuplah lubang saklar di sekitar unit AC dengan selotip terlebih dahulu agar terhindar dari cipratan air.

2. Bersihkan AC

Mulailah membersihkan AC dari bagian paling luar unit indoor terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan kemoceng atau vacuum cleaner untuk menyingkirkan debu-debu yang menempel pada bagian luar AC. Jangan lupa pula menyiapkan lap basah untuk membersihkan debu yang membandel dan lap kering agar tidak ada noda yang tertinggal pada permukaan AC.

3. Buka tutup unit indoor AC dan lepas filter

Selanjutnya, bukalah tutup unit indoor AC lalu lepaskan filternya perlahan-lahan. Bersihkan filter dengan kuas atau vacuum cleaner untuk menyingkirkan debu-debu besar. Setelah itu, cuci filter dengan air mengalir. Jika filter sudah bersih, Anda bisa menjemurnya sebentar di bawah sinar matahari sebelum mengelapnya agar benar-benar kering. Kebersihan filter sangat penting untuk memastikan bahwa udara sejuk yang masuk ke ruangan berada dalam kondisi bersih.

4. Tutup lantai dan dinding sekitar AC menggunakan plastik

Tutupi lantai dan area dinding di sekitar AC dengan plastik sebelum membersihkan evaporator. Semprotkan air bersih atau cairan pencuci AC secara perlahan-lahan pada bilah-bilah evaporator. Proses ini harus dilakukan dengan cermat supaya tidak merusak komponen lain, terutama kabel listrik.

5. Pasang kembali filter dan penutupnya

Bila sudah selesai membersihkan unit indoor, pasang kembali filter dan penutupnya sebelum beralih ke bagian outdoor. Bersihkan permukaan unit outdoor dengan kuas sebelum menyemprotnya dengan selang air tekanan tinggi. Ayunkan tangan Anda dengan tenaga agak kuat sehingga kotoran pada unit outdoor akan rontok dan terbuang bersama air. Jika sudah selesai, keringkan permukaan unit outdoor dengan lap kering lalu Anda bisa mencoba menyalakan AC seperti biasa.

Sama seperti peralatan elektronik lainnya, AC juga rentan rusak apabila sudah digunakan dalam waktu lama, khususnya jika sudah lebih dari 10 tahun. Bila Anda sudah menyiapkan anggaran yang memadai, tak ada salahnya memutuskan mengganti AC dengan yang baru untuk menyempurnakan kenyamanan rumah.

Salah satu rekomendasi AC berkualitas yang tepat untuk Anda adalah AC Aqua Japan 1 PK seri AQA-KCRV10WP. Seri AC Aqua Japan ini dilengkapi berbagai fitur unggulan, yaitu:

  • Eco Mode: 4 mode penggunaan energi yang dapat mengontrol penggunaan daya hingga 40% atau 160 watt untuk ½ pk.
  • Aqua Fresh: teknologi yang mampu membekukan evaporator dan kotoran yang menempel. Tenaga ekspansi dan embusan kipas akan membuat kotoran hilang melalui kondensasi air es sehingga menghasilkan udara yang bersih bebas virus dan bakteri.
  • Inverter Plus: dapat mengontrol perubahan suhu secara presisi dengan penghematan listrik hingga 63%.
  • Anti Corrosion: tembaga murni berlapis blue fin untuk evaporator dan kondensor yang dapat mencegah timbulnya karat pada unit indoor maupun outdoor.
  • Hyper PCB: Papan sirkuit lolos uji ketahanan yang berat dan terbukti andal, mampu bertahan hingga 10 tahun dengan pemakaian normal.
  • Big Blade: desain kipas blower lebih Panjang dan besar sehingga mampu mengembuskan udara hingga 12 meter

Rasakan pengalaman menakjubkan bersama AC Aqua Japan 1 PK seri AQA-KCRV10WP saat beraktivitas di rumah. Suasana sejuk dalam ruangan pasti membuat Anda sekeluarga selalu merasa nyaman dan makin produktif.

AQUA ELEKTRONIK PRODUCT SERVICE & SUPPORT

Kami dapat membantu menjawab pertanyaan seputar produk, perawatan, penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan produk AQUA ELEKTRONIK Anda.

LIVE CHAT

Senin - Jumat
07:00 - 19:00 WIB
Sabtu, Minggu & Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

CALL CENTER
BEBAS PULSA
0800 1 003 003

Senin - Jumat
07:00 - 19:00 WIB
Sabtu, Minggu & Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

SMS & Whatsapp

0858-1000-3003