AC Baru Tidak Dingin? Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya!
Anda tentu kecewa saat baru beli AC, tapi ketika dinyalakan di rumah tidak bisa menghadirkan udara sejuk yang diharapkan. Kondisi seperti ini memang jarang terjadi, tapi ada sebagian orang yang mengalaminya. Kira-kira apa ya, yang menyebabkan AC baru tidak dingin?
Saat AC baru tidak dingin, Anda tak perlu buru-buru mengembalikannya ke toko atau beli AC baru. Bisa jadi, AC tidak rusak, namun pemasangannya saja yang kurang tepat. Simak dulu info berikut tentang penyebab AC baru tidak dingin.
Penyebab AC Baru Tidak Dingin
Ternyata ada sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan AC baru tidak dingin. Bisa jadi, salah satunya terjadi pada Anda. Berikut penjelasannya!
1. Penempatan AC yang tidak tepat
AC baru tidak dingin bisa disebabkan oleh penempatan AC yang kurang tepat. Jarak depan outdoor AC sebaiknya diberi jarak kosong minimal sejauh 80 cm supaya udara panas bisa dibuang keluar dengan lancar. Pembuangan yang lancar ini penting agar udara di dalam ruangan bisa mencapai suhu dingin yang diinginkan.
2. Kesalahan setting pada remote AC
Kadang, penyebab AC baru tidak dingin hanya karena pengaturan pada remote-nya kurang tepat. Seharusnya, AC di-setting pada mode Cool dengan suhu 16 derajat. Namun, kadang yang kepencet adalah mode Dry sehingga AC tidak menjalankan prosed pendinginan secara maksimal.
3. Kebocoran freon pada unit outdoor
AC baru tidak dingin juga bisa disebabkan oleh kebocoran freon pada unit outdoor. Hal ini terjadi bila pemasangan pada bagian sambungan antara pipa dengan bagian outdoor (nepple) kurang baik. Selain itu, freon bocor juga bisa terjadi pada saat pemasangan atau karena kerusakan pada pipa, atau kerusakan pada evaporator dan kondensor pada pipa.
4. Kesalahan saat instalasi pipa
Pipa AC harus memenuhi standar pabrik. Ketebalan pipa sangat berpengaruh terhadap kualitas instalasi. Pipa AC yang tidak sesuai standar bisa menyebabkan keretakan saat pengencangan sambungan atau terjadi patahan saat ditekuk.
Instalasi pipa AC sendiri meliputi flaring, pengelasan, swaging, dan lain-lain. Flaring adalah melebarkan ujung pipa agar bisa diterapkan pada sambungan. Kadang, proses flaring kurang sempurna sehingga menyebabkan kebocoran freon. Hal ini sering terjadi pada bagian sambungan pipa dengan unit outdoor (nepple).
5. Tidak divakum
Proses pemvakuman penting dilakukan saat instalasi AC pertama kali. Tujuan utamanya adalah mengeluarkan udara dari dalam sistem agar yang ada di dalam sistem murni freon AC murni yang tidak tercampur udara.
Namun, kadang ada teknisi yang melakukan proses ini menggunakan metode konvensional tanpa menggunakan alat vakum. Akibatnya, AC tidak dingin saat dinyalakan.
6. Terlalu banyak barang di dalam ruangan
Ruangan yang terlalu penuh juga dapat memengaruhi kesejukan yang dihasilkan AC. Agar AC perlu bekerja maksimal, ventilasi ruangan harus benar-benar tertutup rapat.
7. Ukuran AC yang tidak sesuai
Beda ukuran ruangan, maka beda juga kebutuhan AC-nya. Jika PK AC terlalu kecil alias tidak sebanding dengan luas ruangan, maka udara yang diembuskan AC pun jadi tidak dingin.
Berikut panduan umumnya: ½ PK untuk ruangan ukuran 3 m x 3 m, ¾ PK untuk ruangan ukuran 3 m x 4 m, 1 PK untuk ruangan ukuran 4 m x 4 m, 1,5 PK untuk ruangan ukuran 4 m x 6 m, dan 2 PK untuk ruangan ukuran 6 m x 8 m.
AC Standard AQA-KCR5AHQC: Dilengkapi Fitur Terbaik, Membuat Ruangan Cepat Sejuk
Saat panas sedang terik, cara menghadirkan kesejukan di dalam ruangan adalah dengan menyalakan AC. Namun, kadang AC butuh waktu agak lama untuk bisa menghadirkan kesejukan tersebut.
Oleh karena itu, jangan sampai Anda salah pilih. Gunakan AC yang dilengkapi fitur terbaik untuk bisa membuat ruangan cepat sejuk sejak AC dinyalakan.
AC standard AQA-KCR5AHQC persembahan dari AQUA Elektronik dilengkapi fitur Turbo Cooling yang bisa menghadirkan kesejukan dalam waktu cepat. AC ini hanya perlu waktu kurang lebih 5 menit untuk mencapai level suhu yang Anda pilih.
Didukung pula dengan fitur Triple Air Flow, yang membuat embusan udara sejuk lebih jauh, lebih cepat, dan AC lebih kuat dalam mengalirkan udara.
AC berkualitas terbaik ini juga memiliki fitur Blue Fin. Fin dilengkapi dengan warna biru yang juga memiliki silver nano coating sehingga dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur yang menimbulkan bau tidak sedap.
AC standard AQA-KCR5AHQC ini dibuat dengan material istimewa anti karat. Seluruh pipa refrigerant menggunakan bahan dari tembaga yang terkenal baik durabilitasnya. Dengan Wide Voltage, kinerja AC tetap stabil dan optimal pada rentang voltase yang lebar (160V~242V).
Tak bisa dipungkiri, AQA-KCR5AHQC cocok menjadi pelengkap hunian karena memiliki desain yang menawan dan menghembuskan angin yang menyejukkan. Segera kunjungi Official Store AQUA Elektronik sekarang juga untuk bisa memiliki AC dengan kualitas dan fitur terbaik.