Ikan Asap Tahan Berapa Lama? Ini Penjelasan & Tips Penyimpanannya

Ikan asap biasanya disantap bersama sambal dan lalapan, baik untuk makan siang maupun saat acara keluarga dan hajatan. Tak heran, banyak orang menyimpannya sebagai stok di rumah.
Namun, sebenarnya berapa lama ikan asap bisa bertahan? Simak penjelasan dan tips penyimpanannya berikut ini!
Ikan Asap Tahan Berapa Lama?
Ikan asap memiliki masa simpan yang berbeda-beda tergantung kondisi penyimpanan dan jenis pengasapannya. Berdasarkan informasi dari website Farmer and The Fish, ikan asap yang sudah dibuka, apapun jenisnya, umumnya hanya bertahan 3 sampai 5 hari di kulkas. Setelah kemasan terbuka, ikan asap lebih cepat terpapar udara, bakteri, dan kelembaban sehingga kualitasnya cepat menurun.
Jika ikan asap masih dalam kondisi vacuum-sealed dan belum dibuka, masa simpannya bisa jauh lebih panjang, yaitu 2 hingga 3 minggu. Vacuum-sealing menghilangkan udara di dalam kemasan, memperlambat pertumbuhan bakteri, dan menjaga tekstur serta rasa ikan lebih lama. Namun, begitu kemasan terbuka, masa simpan kembali pendek seperti ikan asap biasa.
Jenis pengasapan juga mempengaruhi ketahanan ikan asap. Home-smoked atau ikan asap rumahan biasanya bertahan 1 hingga 2 minggu karena tidak melalui pengemasan profesional. Sementara itu, cold-smoked yang diasap pada suhu rendah cenderung lebih cepat rusak, sehingga rata-rata hanya tahan 3–5 hari setelah dibuka, atau 2–3 minggu jika masih sealed. Sebaliknya, hot-smoked yang diasap pada suhu lebih tinggi lebih awet, bisa sampai 1–2 minggu dalam kondisi tertutup rapat, meski tetap hanya 3–5 hari setelah dibuka.
Berbeda saat menyimpan daging sapi yang bisa bertahan hingga 6 bulan saat dibekukan, ikan asap justru memiliki masa simpan yang lebih pendek, yaitu hanya 2 hingga 3 bulan. Pembekuan memang mampu memperlambat hampir seluruh aktivitas bakteri dan enzim sehingga kualitas ikan tetap terjaga lebih lama. Namun, meskipun masih aman dalam rentang waktu tersebut, rasa dan teksturnya paling optimal jika dikonsumsi sebelum melewati batas penyimpanan yang direkomendasikan.
Ciri Ikan Asap Sudah Tidak Layak Konsumsi
Ikan asap yang sudah basi tidak layak dikonsumsi. Apa saja ciri ikan asap yang sebaiknya tidak lagi disantap. Selengkapnya simak berikut ini!
1. Bau asam atau menyengat
Ikan asap yang rusak biasanya mengeluarkan aroma tidak sedap seperti bau asam, pesing, atau mirip amonia. Jika aromanya berbeda dari wangi biasanya, sebaiknya jangan dikonsumsi.
2. Teksturnya licin dan lengket
Ikan asap yang tidak layak konsumsi permukaannya akan berlendir, licin serta lengket. Jika terjadi demikian, artinya sudah terjadi pertumbuhan bakteri dan proses pembusukan dan ikan sudah tidak aman dimakan.
3. Terjadi perubahan warna
Warna yang berubah menjadi abu-abu, kehijauan, kecoklatan, atau bercak gelap menunjukkan kalau ikan asap menunjukkan proses oksidasi dan pembusukan. Jadi sebaiknya tidak lagi disantap.
4. Muncul jamur
Terakhir, tanda paling jelas jika ikan asap tak layak dikonsumsi yaitu munculnya jamur berwarna putih, hijau atau hitam. Apabila hal tersebut terjadi, maka ikan tidak boleh dimakan sama sekali.
Cara Menyimpan Ikan Asap Supaya Awet
Agar kualitas tetap terjaga dan masa simpan lebih panjang, kamu bisa ikuti cara menyimpan ikan asap berikut ini!
1. Simpan dengan wadah kedap udara atau dalam kondisi vacuum sealed
Cara menyimpan ikan asap, atau bahan lainya seperti menyimpan buah bisa dengan wadah kedap udara. Wadah kedap udara atau sekalian vacuum sealed mencegah paparan udara dan kelembaban yang bisa mempercepat kerusakan serta menjaga aroma dan kualitas ikan asap tetap terjaga lebih lama. Dengan penyimpanan yang rapat dan higienis, ikan asap atau daging berkualitas akan tetap segar dan aman dikonsumsi.
2. Pertahankan suhu dingin tetap stabil
Pertahankan suhu dingin tetap stabil saat menyimpan ikan asap agar kualitasnya tidak cepat menurun. Untuk kebutuhan rumahan, kulkas biasa sudah cukup. Namun, jika kamu menyimpannya dalam jumlah besar atau untuk keperluan usaha, sangat disarankan menggunakan cold chain agar suhu tetap rendah dan stabil sejak proses penyimpanan, distribusi, hingga penjualan.

Salah satu perangkat cold chain yang bisa dipertimbangkan adalah AQUA Elektronik Cold Chain AQF-460EG. Freezer ini dilengkapi 5S Cooling System yang memastikan suhu dingin tersebar merata dan stabil, Fast Freeze Function untuk membekukan bahan makanan dengan cepat agar kesegarannya terkunci sejak awal, serta Cooling Retention hingga 150 jam yang membuat suhu tetap dingin meskipun listrik padam. Selain itu, perangkat ini juga hemat energi, sehingga biaya operasional lebih efisien.
Dengan kombinasi fitur tersebut, cold chain dapat terjaga sepanjang proses penyimpanan, jadi saat kamu menyimpan ikan, ikan asap, daging, buah beku, dan bahan pangan lain bisa tetap segar lebih lama dan aman selama distribusi.
3. Hindari sering membuka kemasan
Terakhir, saat menyimpan daging asap, usahakan untuk tidak sering membuka kemasan kedap udara. Membuka-tutup kemasan terlalu sering bisa membuat udara lembap masuk, mempercepat oksidasi, dan menurunkan kualitas rasa serta aromanya. Tetap simpan dalam keadaan tertutup rapat agar daya tahannya lebih lama.
Nah, berikut di atas berapa lama ikan asap akan bertahan dan cara menyimpannya. Semakin baik cara kamu menyimpannya, maka kondisi ikan asap akan semakin terjaga. Jadi perhatikan kehigienisan dan kebersihannya.