Cuci AC Berapa Bulan Sekali? Cari Tahu di Sini!

laki-laki membersihkan ac

Setiap benda elektronik perlu dirawat dengan baik agar masa pakainya dapat bertahan lama. Begitu juga dengan AC. Anda harus rajin mencucinya agar kualitas udara yang dihasilkan pun tetap bagus. Tapi, sebenarnya cuci AC berapa bulan sekali harus dilakukan?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membersihkan AC?

Secara umum, AC perlu dibersihkan setiap 2-3 bulan sekali. Namun, sebenarnya, cuci AC berapa bulan sekali tergantung pada pemakaian AC dan kondisi ruangan tempat AC dinyalakan.

Misalnya, jika udara di ruangan termasuk keruh atau kotor seperti misalnya di dapur karena sering dipakai memasak, maka Anda mungkin perlu mencuci AC setiap satu bulan sekali untuk menghindari kerusakan dini pada AC. Begitu juga bila di dalam ruangan tersebut sering ada orang yang merokok. Maka, AC harus dibersihkan lebih cepat dari 3 bulan sekali.

Untuk durasi cuci AC, umumnya proses mencuci AC memakan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam, tergantung pada jenis AC dan tingkat kebersihan yang diperlukan. Waktu ini mencakup pembersihan unit dalam dan luar, serta pemeriksaan dan pembersihan filter.

Alasan Pentingnya Membersihkan AC Secara Rutin

Jika AC tidak dibersihkan melewati durasi waktu tertentu, maka kotoran akan makin menumpuk. Akibatnya, pembersihan jadi makin sulit. Selain itu, berikut sejumlah alasan lain yang mendukung pentingnya membersihkan AC secara rutin.

1. Agar AC lebih awet

Kita mungkin menganggap fungsi AC hanyalah mendinginkan udara. Padahal, AC mempunyai fungsi lebih dari itu. Di dalam AC terdapat filter yang menyaring debu serta kotoran yang beterbangan di udara. Nah, debu dan kotoran ini lama-kelamaan akan menumpuk di dalam AC dan bisa membebani kerja mesin AC.

Tumpukan kotoran tersebut juga bisa menimbulkan risiko overheating pada evaporator, serta menyebabkan munculnya bunga es pada AC. Itu sebabnya, AC perlu dibersihkan secara berkala, termasuk dari tumpukan debu dan kotoran tersebut agar performanya tetap optimal.

2. Menghindari biaya perbaikan kerusakan yang parah

AC yang kotor, kinerjanya akan terganggu. Tumpukan kotoran yang jarang dibersihkan bisa membebani mesin AC sehingga membuatnya bekerja terlalu keras. Hal ini tentu tidak baik karena bisa membuat komponen AC cepat rusak dan aus.

Jika AC sampai rusak, biaya perbaikannya tentu lebih mahal daripada biaya membersihkan AC. Pada saat perbaikan, Anda juga mungkin harus mengganti komponen AC yang rusak dengan yang baru. Jadi, biaya yang harus Anda keluarkan jauh lebih besar daripada biaya pembersihan AC.

3. Mengurangi biaya listrik

Alasan ini masih berkaitan dengan masalah yang ditimbulkan oleh AC yang kotor. Karena AC harus bekerja lebih keras, maka daya listrik yang digunakan pun juga jadi lebih besar. Akibatnya, biaya listrik yang harus Anda bayar pun jadi lebih besar.

Jadi, jika ingin menghemat penggunaan listrik AC, ada baiknya Anda periksa kondisi AC. Siapa tahu ada komponen AC yang rusak atau AC sudah waktunya untuk dibersihkan. Jangan sampai hanya karena lupa membersihkan AC, Anda harus mengeluarkan biaya ekstra untuk memperbaikinya.

4. Menjaga kualitas udara AC

Anda tentu ingin udara yang diembuskan AC tidak hanya dingin, tetapi juga bersih. Jika AC jarang dibersihkan, maka udara yang dikeluarkan pun kemungkinan mengandung kotoran dan bakteri. Jika terus dibiarkan, jamur akan berkembang biak dan berpotensi menyebarkan mikroorganisme melalui hembusan udara yang dikeluarkan AC.

Hal ini tentu berbahaya karena dapat memengaruhi kesehatan Anda dan keluarga. Gangguan kesehatan yang kerap muncul akibat AC yang tidak bersih di antaranya:

  • Alergi kulit
  • Asma
  • Radang selaput lendir
  • Sakit tenggorokan dan batuk
  • Kelelahan
  • Flu
  • Iritasi hidung, mata, dan tenggorokan
  • Sakit kepala/pusing

Tanda-tanda AC Perlu Dicuci

Kini Anda sudah tahu cuci AC berapa bulan sekali perlu dilakukan. Namun, di luar durasi waktu itu, ada kalanya AC memperlihatkan tanda-tanda bahwa mesin sudah kotor dan sudah waktunya untuk dicuci. Apa saja tanda-tanda tersebut?

1. AC mengeluarkan udara panas

Fungsi AC adalah mendinginkan ruangan. Jadi, jika AC menyala tapi udara yang diembuskan tidak dingin, atau justru panas, itu berarti ada komponen AC yang bermasalah atau kotoran yang menumpuk di mesin AC sudah terlalu tebal. Jangan tunggu lama lagi bila ini yang terjadi. Segera hubungi teknisi AC untuk melakukan pembersihan AC.

2. Sirkulasi udara tidak maksimal

AC yang mengeluarkan udara panas sudah pasti bermasalah. Jika AC mengeluarkan udara panas, maka sirkulasi udaranya juga tidak akan maksimal. Masalah ini terjadi karena kerusakan pada kompresor, gangguan pada pipa, atau karena ada sumbatan debu dan kotoran pada AC.

3. Timbul bau kurang sedap

Anda juga bisa tahu bahwa AC sudah perlu dicuci jika udara yang diembuskan AC memiliki bau tak sedap. Hal ini terjadi karena kotoran dan partikel yang menumpuk pada AC membuat aroma udara yang dikeluarkan jadi kurang sedap.

Cara Membersihkan AC Sendiri

Jika AC Anda memiliki fitur self clean, maka membersihkan AC tentu menjadi kegiatan yang mudah. Namun, jika AC Anda perlu dibersihkan secara manual dan Anda mampu membersihkannya sendiri tanpa teknisi, berikut adalah langkah-langkah membersihkan AC yang bisa Anda lakukan:

1. Matikan aliran listrik

Langkah pertama ini sangatlah penting. Matikan AC dan cabut semua kabel yang mengarah ke sumber listrik. Lakukan pada unit indoor dan unit outdoor. Bila perlu, gunakan lakban untuk menutup bagian saklar agar air tidak masuk ke lubangnya.

2. Bersihkan bagian luar

Mulailah pembersihan pada bagian paling luar dan mudah dijangkau, yaitu casing atau penutup AC. Anda bisa menggunakan lap kering, kemoceng, atau vacuum cleaner.

Jika Anda menemukan noda yang susah dihilangkan, gunakan kain lembap tanpa sabun untuk membersihkannya. Usap bagian yang terkena noda tersebut dengan lembut dan akhiri dengan kain kering agar air tidak meninggalkan bekas pada unit.

3. Lepaskan Casing

Jika buku petunjuk produk memperbolehkannya, lepaskan casing atau penutup unit indoor secara perlahan. Pastikan AC sudah dimatikan dan aliran listrik telah diputus sebelum memulai.

Gunakan alat yang sesuai dan simpan seluruh sekrup di tempat aman agar tidak tercecer. Jangan memaksakan pembukaan casing jika terdapat bagian yang sulit dilepas. Apabila Anda tidak memahami struktur unit, sebaiknya serahkan proses pembongkaran kepada teknisi.

4. Bersihkan Filter

Begitu casing dibuka, Anda akan melihat bagian filter. Bagian ini harus dilepas dan dicuci agar AC tetap dalam kondisi prima.

Cara mencuci filter AC sangat mudah: Letakkan filter di lantai dan gunakan vacuum cleaner atau kuas kecil berbulu lembut untuk menyingkirkan debu dan kotoran lainnya.

Namun, Anda juga bisa melakukan pencucian filter lebih mendalam. Berikut tahapannya:

  • Bawa filter AC ke wastafel atau baskom besar dan tuangkan air ke atasnya.
  • Jika filter tidak kotor, cukup bilas dengan air untuk menghilangkan debu.
  • Jika kondisi filter sangat kotor, gunakan spons pembersih yang sudah dibasahi air dan sabun untuk menggosok filter secara perlahan.
  • Bilas lagi dengan air mengalir hingga bersih dan biarkan mengering, kemudian lap kembali menggunakan kain kering bersih.

5. Bersihkan Evaporator

  • Tutupi area dinding dan lantai di sekitar AC dengan plastik lebar karena proses ini akan membuat air kotor dari AC menetes atau mengenai beberapa bagian. Jika perlu, siapkan wadah untuk menampung air.
  • Selanjutnya, bersihkan evaporator dengan cairan pembersih khusus AC. Cairan ini bisa dibeli di berbagai e-commerce atau toko AC terdekat. Cukup semprotkan cairan secara perlahan ke bilah evaporator. Pastikan Anda menyemprot tepat sasaran agar cairan tidak merusak komponen lain.

6. Serahkan Pembersihan Unit Outdoor kepada Teknisi

Unit outdoor mengandung komponen listrik, kipas, kondensor, dan kompresor yang memerlukan penanganan khusus. Untuk menghindari kerusakan dan risiko sengatan listrik, sebaiknya jangan menyemprot unit outdoor dengan air bertekanan tinggi atau membongkar komponennya sendiri.

Anda cukup membersihkan debu dan daun kering di sekitar unit tanpa membuka penutupnya. Pastikan AC dalam keadaan mati dan aliran listrik telah diputus sebelum membersihkan area tersebut. Untuk pencucian menyeluruh, pemeriksaan refrigeran, dan pengecekan komponen, gunakan bantuan teknisi profesional.

Temukan service center AQUA Elektronik terdekat.

Rekomendasi AC dengan Fitur Self Clean untuk Perawatan Lebih Praktis

Jika Anda ingin mengurangi penumpukan kotoran pada unit, pertimbangkan AC yang dilengkapi fitur pembersihan otomatis. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah AC AQUA Elektronik AQA-KCR10VSW2 UV Cool Premium.

Produk ini dilengkapi beberapa fitur berikut:

  • Self Clean: membantu membersihkan bagian dalam unit agar kebersihan dan performanya tetap terjaga.
  • UVC Sterilization: membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
  • Precise Humidity: membantu mengontrol tingkat kelembapan agar ruangan tetap nyaman.
  • Wi-Fi Control: memungkinkan pengguna mengatur AC melalui perangkat yang kompatibel.

Fitur Self Clean membantu perawatan rutin menjadi lebih praktis, tetapi tidak sepenuhnya menggantikan proses pencucian AC. Filter tetap perlu dibersihkan secara berkala, sedangkan evaporator, saluran pembuangan, dan unit outdoor sebaiknya diperiksa oleh teknisi sesuai kondisi penggunaan.

Jadwal cuci AC dapat disesuaikan dengan intensitas pemakaian dan kondisi lingkungan. AC yang digunakan setiap hari, berada di area berdebu, atau terpapar asap mungkin membutuhkan pembersihan lebih sering dibandingkan AC yang jarang digunakan.

Sebelum membeli, pastikan kapasitas PK sesuai dengan luas ruangan dan kebutuhan daya produk tidak melebihi kapasitas listrik rumah. Pertimbangkan juga posisi pemasangan, garansi, dan layanan purnajual.

Lihat spesifikasi AC AQUA Elektronik AQA-KCR10VSW2 atau lihat pilihan AC AQUA Elektronik lainnya.

AQUA ELEKTRONIK PRODUCT SERVICE & SUPPORT

Kami dapat membantu menjawab pertanyaan seputar produk, perawatan, penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan produk AQUA ELEKTRONIK Anda.

LIVE CHAT

Senin - Jumat
07:00 - 21:00 WIB
Sabtu - Minggu
07:00 - 19:00 WIB

CALL CENTER
BEBAS PULSA
0800 1 003 003

Senin - Jumat
07:00 - 21:00 WIB
Sabtu - Minggu
07:00 - 19:00 WIB
Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

SMS & Whatsapp

0858-1000-3003