Cara Menyimpan Brokoli Agar Awet & Tidak Cepat Menguning

Brokoli adalah salah satu jenis sayuran yang gizi, cita rasa dan bentuknya cepat berubah tergantung dengan cara penyimpanan dan cara mengolah. Brokoli yang sudah menguning umumnya memiliki cita rasa yang lembek, tidak begitu kuat dan gizinya juga dipertanyakan. Sementara itu, brokoli yang masih segar akan terasa renyah dan segar meskipun sudah direbus.

Oleh karena itu, Anda perlu tahu caranya menyimpan sayuran satu ini supaya tetap awet dan segar. Apalagi, jika Anda memproduksi atau membeli tanaman ini dalam jumlah besar. Berikut ini beberapa tips cara menyimpan brokoli supaya awet dan tidak cepat menguning:

Cara Menyimpan Brokoli Agar Awet & Tidak Cepat Menguning

1. Menyimpan brokoli di chiller kulkas

Sebelum melakukan cara ini, pertama Anda harus mencuci brokoli tersebut terlebih dahulu. Sebab, bukan tidak mungkin dalam sela-sela dedaunan tanaman ini tersimpan kotoran, semut atau hewan-hewan lainnya.

Membersihkan brokoli bisa dilakukan dengan dua cara. Pertama, Anda bisa mencuci sayuran berupa bunga tersebut dengan cara dibalik (batang diatas, rimbunan daun di bawah) lalu dicelupkan di air bersih dan diputar. Dengan demikian, kotoran yang tersimpan di sela-sela sayuran tersebut akan keluar bersama air.

Cara yang kedua adalah dengan memotong-motongnya ke samping terlebih dahulu baru kemudian dibersihkan dengan air mengalir. Dengan cara ini, Anda akan lebih mudah membersihkan bagian dalam brokoli.

Setelah dibersihkan dan dipotong kecil-kecil, masukkan bunga tersebut ke dalam air mendidih dan rebus selama kurang lebih 30 detik saja. Setelah itu, tiriskan dan masukkan ia ke wadah berisi air dingin. Terakhir, simpan brokoli di bagian chiller kulkas. Brokoli siap digunakan setidaknya hingga 1 minggu ke depan.

Agar kesegaran brokoli dan sayuran lainnya tetap terjaga lebih lama, Anda bisa menyimpannya menggunakan kulkas AQUA AQR-TSE605RBM (MX). Kulkas ini dilengkapi dengan HCS Humidity Zone yang mampu menjaga kelembapan optimal di dalam ruang penyimpanan sayur dan buah, sehingga brokoli tetap renyah dan tidak cepat layu.

Fitur Multi Air Flow memastikan sirkulasi udara dingin tersebar merata ke seluruh bagian kulkas, sementara H-DEO berfungsi membantu menghilangkan bau tidak sedap agar bahan makanan tetap segar. Teknologi Twin Inverter Energy Saving juga membuat konsumsi energi lebih efisien tanpa mengorbankan performa pendinginan.

Selain itu, desain pintu dengan 90° Door Auto Hold memudahkan Anda saat mengambil atau menata bahan makanan, dan fitur Easy Access to Items membantu menjangkau isi kulkas dengan lebih praktis. Dengan kombinasi fitur lengkap ini, AQUA AQR-TSE605RBM (MX) menjadi pilihan ideal untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan makanan di rumah.

2. Menyimpan brokoli di freezer kulkas

Jika Anda memproduksi atau membeli brokoli dalam jumlah besar atau ingin menggunakannya dalam waktu yang cukup lama, maka cara pertama bisa jadi kurang cocok. Dengan cara yang kedua ini, brokoli yang Anda simpan bisa awet selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Caranya, pertama potong brokoli tersebut kecil-kecil, lalu bersihkan. Masukkan ia ke dalam air dingin bersih, lalu tambahkan garam setidaknya 1 sendok (disesuaikan dengan jumlah brokoli) dan aduk sampai merata. Diamkan selama kurang lebih 10 menit, lalu tiriskan. Terakhir, masukkan potongan brokoli tersebut ke dalam kontainer kecil, lalu tutup rapat kontainer. Masukkan kontainer ke freezer kulkas dan sayuran ini siap untuk digunakan berminggu-minggu kemudian.

Namun, perlu diingat kalau brokoli beku sebaiknya langsung digunakan apabila sudah keluar dari freezer.

3. Mengukus brokoli

Jika dalam cara sebelumnya brokoli dibuat layu dengan dimasukkan secara langsung ke dalam air mendidih selama 30 detik, maka dengan cara ini, tanaman ini harus dikukus terlebih dahulu. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Potong brokoli kecil-kecil dan bersihkan;
  2. Siapkan air mendidih dan saringan. Masukkan brokoli yang sudah dibersihkan ke dalam saringan dan celupkan saringan tersebut ke atas air mendidih. Tunggu selama 4 menit.
  3. Tuangkan brokoli yang sudah dikukus ke dalam wadah berisi air es. Tunggu selama 1-2 menit, lalu tiriskan ke wadah baru selama 10 menit.
  4. Masukkan brokoli yang sudah mengering ke dalam wadah plastik, lalu tutup rapat-rapat. Plastik berisi brokoli siap dimasukkan ke dalam freezer dan digunakan dalam beberapa bulan kedepan.

Cara menyimpan sayuran ini juga bisa Anda gunakan untuk menyimpan sayuran lainnya yang berbasis bunga, seperti kembang kol.

4. Menyimpan brokoli dengan segelas air

Cara menyimpan brokoli yang paling mudah agar tidak mudah menguning adalah dengan “menanamnya” ke dalam gelas berisi air. Caranya mudah sekali, cukup siapkan satu gelas kecil berisi air setinggi 1 cm dan letakkan brokoli di atasnya (dengan bagian yang bunga hijau di atas). Lalu, letakkan gelas tersebut itu ke dalam kulkas.

Kalau sisa ruangan di dalam kulkas Anda kayaknya tidak cukup untuk menaruh tanaman ini dalam posisi berdiri, Anda juga bisa menyimpan sayuran ini dengan cara dipotong kecil-kecil terlebih dahulu. Baru setelah itu, potongan brokoli dimasukkan ke dalam gelas atau mug berisi air.

Brokoli adalah salah satu jenis tanaman yang mudah terdampak gas ethylene, yaitu gas yang dapat mempercepat proses pembusukan sayur dan buah-buahan. Untuk menjaga hal ini, pastikan gelas berisi brokoli tersebut tidak diletakkan di dekat sayuran atau buah-buahan yang menyebarkan gas ini, seperti apel, pisang atau pir.

5. Menggunakan aluminium foil

Cara lain untuk menyimpan brokoli (dan sayuran lainnya) di dalam kulkas agar tetap segar selama berminggu-minggu adalah dengan membungkus sayuran tersebut dengan kertas aluminium foil. Bungkus sayuran ini rapat-rapat dengan kertas foil tersebut dan masukkan kedalam kulkas. Bungkus kembali rapat-rapat juga setelah sayuran tersebut dibuka (digunakan).

Aluminum foil cocok untuk menyimpan sayuran agar tahan lama. Sebab, kertas ini dapat mencegah cahaya, oksigen, cairan dan bakteri dari luar sayuran untuk masuk, sehingga proses pembusukannya jadi lebih lama.

6. Menggunakan paper towel

Terdapat dua cara menyimpan brokoli menggunakan paper towel. Pertama, semprotkan air bersih ke atas tanaman dan paper towel tersebut, lalu letakkan paper towel dan brokoli secara berurutan ke dalam kontainer. Tutup kontainer tersebut rapat-rapat untuk mencegah udara masuk.

Cara yang kedua adalah dengan secara langsung meneteskan air bersih ke paper towel lalu meletakkan paper towel basah tersebut ke wadah. Habis itu, baru masukkan brokoli dan tutup wadah tersebut rapat-rapat.

Pada dasarnya, untuk menyimpan brokoli agar tidak cepat menguning, pastikan sayuran ini masuk ke dalam kulkas dalam kondisi tertutup rapat, entah itu karena menggunakan kontainer, wadah biasa atau aluminum foil. Hal ini terkecuali jika Anda menyimpannya dengan cara meletakkannya di dalam gelas berisi air (cara ke-4). Hanya saja, jika menggunakan cara ini, pastikan brokoli tersebut jauh dari sayuran atau buah-buahan lain yang menyebarkan gas ethylene dengan cepat. Selamat mencoba.

AQUA ELEKTRONIK PRODUCT SERVICE & SUPPORT

Kami dapat membantu menjawab pertanyaan seputar produk, perawatan, penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan produk AQUA ELEKTRONIK Anda.

LIVE CHAT

Senin - Jumat
07:00 - 21:00 WIB
Sabtu - Minggu
07:00 - 19:00 WIB

CALL CENTER
BEBAS PULSA
0800 1 003 003

Senin - Jumat
07:00 - 21:00 WIB
Sabtu - Minggu
07:00 - 19:00 WIB
Hari Libur
08:00 - 17:00 WIB

SMS & Whatsapp

0858-1000-3003