Cara Menyimpan Bayam di Kulkas agar Tetap Segar

Banyak sekali jenis makanan Indonesia yang menggunakan bayam sebagai bahan utama. Mulai dari sayur sop, sayur asem, sayur bayam dengan santan, hingga lalapan untuk pecel. Bahkan, ada juga pebisnis yang memproduksi dan menjual keripik bayam. Harga sayuran ini di Indonesia juga relatif murah. Hanya dengan Rp4.000 saja sudah dapat 1 ikat besar yang cukup untuk makan satu hari.
Tapi, tidak jarang juga orang membeli sayuran ini dalam jumlah besar demi mengejar diskon atau kebutuhan produksi. Nah, jika Anda termasuk orang yang sering melakukan ini, berikut ini tips menyimpan bahan makanan ini di kulkas untuk Anda:
Cara Menyimpan Bayam di Kulkas agar Tetap Segar
1. Menggunakan kertas
Tips paling praktis untuk menyimpan bayam agar tetap segar adalah dengan membungkus sayuran tersebut dengan kertas apapun. Pertama, pisahkan bagian batang dan daun bayam, lalu sisihkan. Kedua, masukkan sayuran tersebut ke dalam kertas yang sudah disiapkan lalu gulung-gulung. Ketiga, letakkan gulungan kertas berisi bayam ke rak bagian pintu kulkas supaya gulungan tersebut tidak tertindih dan terhimpit dengan bahan makanan lain baik sengaja maupun tidak disengaja.
Cara menyimpan sayuran ini cocok untuk Anda yang perlu menyimpan bayam dalam jumlah yang tidak banyak (seikat atau dua ikat saja). Pasalnya, cara ini hanya akan membuat sayuran ini awet kurang lebih selama seminggu.
2. Menggunakan kontainer dan paper towel
Jika jumlah bayam yang perlu Anda simpan cukup banyak, Anda bisa menggunakan cara kedua ini. Pertama, siapkan kontainer dan paper towel atau tisu. Kedua, pisahkan batang dan daunnya, lalu sisihkan. Ketiga, masukkan paper towel ke dalam kontainer, lalu masukkan daun bayam yang sudah dipotong. Keempat, letakkan lembaran paper towel yang kedua di atas daun bayam, lalu tutup rapat-rapat kontainer tersebut. Kontainer berisi sayuran ini siap dimasukkan ke dalam chiller kulkas.
Adanya lapisan paper towel di dalam kontainer bermanfaat untuk menyerap ekstra cairan yang ada di daun bayam, sehingga daun tersebut lebih tahan terhadap bakteri penyebab pembusukan. Cara ini bisa membuat sayuran ini tetap segar walaupun sudah di dalam kulkas selama berminggu-minggu.
3. Membekukan bayam
Bayam juga bisa tetap segar hingga berbulan-bulan apabila ia dibekukan dengan baik di freezer. Berikut ini beberapa alat dan langkah untuk membekukan sayuran yang satu ini:
Alat:
- 3 buah panci, masing-masing untuk merebus, merendam dengan air es dan untuk mengeringkan bayam.
- Alat pencetak bayam.
- 1 buah nampan untuk meletakkan bayam yang sudah dicetak.
- Zipper bag untuk menyimpan bayam di lemari es.
- Pisau, sendok sayur dan saringan.
Bahan:
- Bayam;
- Air es;
- Air rebus.
Langkah:
- Rebus air secukupnya. Sambil menunggu air mendidih, pisahkan daun bayam dari batangnya, lalu sisihkan.
- Masukkan daun bayam ke dalam air yang sudah mendidih. Rebus hingga layu selama kurang lebih 60 detik.
- Setelah 60 detik, masukkan bayam yang sudah layu ke dalam air es. Tahapan ini bertujuan untuk mencegah proses masak lebih lanjut dan menjaga gizi dan warna sayuran ini agar tetap segar.
- Setelah bayam mulai dingin, tiriskan daun tersebut hingga cairan di dalamnya sebagian besar sudah keluar.
- Masukkan bayam ke dalam cetakan sambil ditekan-tekan untuk mengeluarkan cairan yang tersisa.
- Letakkan bayam yang sudah dicetak ke nampan.
- Masukkan nampan ke dalam freezer kulkas selama 3 jam sampai bayam mulai mengeras.
- Setelah mengeras, masukkan bayam ke dalam kantong plastik zipper bag. Tutup dan masukkan kembali ke dalam freezer.
Cara ketiga ini tidak hanya cocok untuk mengawetkan bayam, tetapi juga sawi dan sayuran lainnya bisa awet selama 4 bulan di kulkas.
Bolehkah Menyimpan Sayur Bayam di Kulkas setelah Matang
Dalam satu hari, orang Indonesia umumnya hanya satu kali masak yaitu di pagi hari. Setelah diambil untuk sarapan, sayuran yang dimasak di pagi hari itu kemudian disimpan di lemari atau kulkas untuk kemudian dihangatkan lagi di sore hari. Praktek umum seperti ini sebaiknya dihindari untuk sayuran sejenis bayam.
Bayam yang sudah diolah sebaiknya tidak disimpan dalam kulkas dan dipanaskan berulang kali. Dilansir dari laman Healthline, daun bayam mengandung Nitrate, sebuah zat yang bermanfaat untuk tubuh namun apabila dipanaskan berulang kali atau disimpan cukup lama bisa berubah menjadi zat yang bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker).
Kandungan nitrate dalam bayam yang kemudian berubah menjadi nitrit saat dikonsumsi bisa jadi memang masih dalam kadar aman. Hanya saja, manusia tidak bisa menilai jumlah kadar nitrat dalam tumbuhan ini hanya dengan menggunakan mata kosong. Oleh karena itu, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya bayam yang sudah diolah tidak disimpan lebih dari 4-5 jam meskipun menggunakan suhu kulkas yang tepat untuk sayuran lain dan tidak dipanaskan lebih dari sekali.

Menyimpan bayam akan lebih enak kalau Anda menggunakan kulkas yang luas seperti AQR-TSE605RBM(MX) dari AQUA Elektronik. Dengan kulkas ini, Anda bisa menyimpan saayuran ini di rak-rak minuman, di laci khusus sayur maupun di freezer. AQR-TSE605RBM(MX) juga dilengkapi dengan smart control di bagian depan pintu, supaya Anda bisa mengatur suhu chiller maupun freezer secara langsung tanpa harus membuka pintu kulkas.
Dapatkan kulkas cantik ini dengan harga terjangkau di toko elektronik online maupun offline di seluruh Indonesia.