6 Penyebab AC Bocor Keluar Air & Cara Mengatasinya
AC kini jadi kebutuhan utama di banyak rumah dan perkantoran, terutama di kota besar dengan suhu yang cukup tinggi.
Tapi, penggunaan AC juga kerap diikuti dengan munculnya masalah, seperti air menetes dari unit AC. Masalah ini sering dianggap sepele, padahal bisa menandakan adanya kerusakan atau perawatan yang terabaikan. Lalu, apa saja penyebab AC bocor keluar air?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini untuk mengenali sumber masalahnya dan solusi yang bisa dilakukan.
Penyebab AC Bocor dan Keluar Air
Kebocoran pada AC bisa terjadi karena berbagai penyebab, seperti filter yang kotor atau mampet, saluran pembuangan air yang tersumbat, hingga kerusakan pada bagian dalam AC. Selain itu, kesalahan saat pemasangan atau posisi AC yang tidak sejajar juga berpotensi menimbulkan bocor.
1. Filter udara tersumbat
AC bocor umumnya disebabkan oleh filter udara tersumbat, yang menghambat aliran udara. Biasanya permasalahan ini juga menyebabkan pembekuan udara hingga berubah menjadi es. Ketika ruangan mulai dingin atau saat Anda mematikan AC, es pada filter akan mencair dan menimbulkan masalah kebocoran.
2. Filter AC sangat kotor
Masalah ini rentan terjadi bila Anda malas membersihkan AC secara teratur. Filter yang tersumbat kotoran menyebabkan aliran udara ke evaporator terhambat hingga terjadi penurunan suhu. Kondisi penurunan suhu kemudian membuat kumparan membeku karena terlalu dingin.
Ketika AC dimatikan, unit indoor berhenti mengembuskan udara ke interior ruangan. Sistem internal AC akan mengalami pemanasan sehingga es yang terkumpul mulai mencair dan bocor.
3. Saluran pembuangan tersumbat
AC bocor ternyata juga bisa disebabkan oleh penyumbatan pada saluran pembuangan. Kotoran berlebihan yang menumpuk di saluran pembuangan menghambat aliran air keluar dari AC sehingga air rentan berbalik dan menimbulkan kebocoran.
Untuk mencegah hal ini, Anda dapat memanfaatkan fitur self clean pada AC yang membantu membersihkan kotoran secara otomatis, sehingga saluran tetap bersih dan aliran air tidak terganggu.
4. Pemasangan AC kurang tepat
AC yang tidak dipasang dengan posisi yang tepat dapat menyebabkan risiko kebocoran semakin besar. Kondisi kemiringan AC harus benar-benar pas supaya air AC dapat mengalir lancar ke tempat pembuangan yang diinginkan.
5. Karat pada bagian pembuangan
Komponen pembuangan pada AC rentan berkarat seiring dengan bertambahnya usia penggunaan AC. Karat yang menumpuk kemudian menyumbat saluran sehingga menghalangi aliran udara. Jika hal ini dibiarkan terjadi terus-menerus, AC pun jadi akan meneteskan air.
6. Malas merawat AC secara intensif
Proses mencuci AC harus dibarengi dengan pemeriksaan terhadap setiap komponen AC. Salah satu komponen yang mesti ditinjau secara berkala adalah coil evaporator. Kondisi koil evaporator yang berkarat bisa menyebabkan risiko kebocoran sehingga membuat Anda sibuk mencari cara memperbaiki AC bocor.
Cara Mengatasi AC Bocor Keluar Air
Untuk mengatasi AC bocor, usahakan untuk cuci AC secara rutin setiap 3-4 bulan, perbaiki posisi AC agar kemiringannya tepat, dan gantilah komponen yang rusak. Jika masalah berlanjut atau lebih serius, pertimbangkan untuk mengganti AC dengan yang baru dan lebih berkualitas demi kinerja optimal.
1. Mencuci AC
Melakukan proses pencucian AC sesegera mungkin ketika mulai ada air yang menetes dari AC. Jika nantinya Anda sudah terbebas dari masalah AC bocor, proses mencuci AC harus tetap dilakukan secara rutin setiap 3 hingga 4 bulan sekali. Mencuci AC secara teratur sangat penting untuk menjaga kebersihan AC sekaligus merawat seluruh komponen yang terdapat di dalamnya.
2. Memperbaiki posisi AC
Memperbaiki posisi AC jika kebocoran disebabkan oleh letak AC yang kurang tepat. Kemiringan AC harus diatur sedemikian rupa supaya air bisa mengalir lancar melalui saluran pembuangan.
Hal ini juga penting untuk memastikan kenyamanan, terutama saat mengatur posisi AC di kamar tidur, agar ruangan tetap sejuk tanpa gangguan seperti bocor atau suara bising.
3. Mengganti komponen yang rusak
Mengganti komponen AC yang rusak dengan komponen baru agar fungsi AC kembali seperti sedia kala. Kalau saat ini Anda sedang mengalami masalah kerusakan AC yang lebih parah dari sekadar bocor, seperti suara berisik AC yang tak kunjung hilang, mungkin sudah waktunya mengganti AC dengan produk baru yang lebih berkualitas.
Mengapa Masalah AC Bocor Harus Lekas Diatasi?
Beberapa alasan yang membuat Anda harus lekas mencari cara mengatasi AC keluar air adalah sebagai berikut:
- Masalah AC bocor biasanya disertai gangguan lain, salah satunya yaitu AC jadi tidak dingin.
- Kebocoran AC pada interior rumah membuat kondisi interior jadi kurang sehat karena terlalu lembap. Selain itu, kebocoran AC juga rentan menyebabkan kerusakan jika air yang menetes mengenai perabot rumah tangga.
- Kebocoran AC yang tidak lekas diatasi dapat memperparah kerusakan AC.
Kapan AC Bocor Perlu Diservis atau Diganti?
Jika kebocoran hanya disebabkan oleh filter kotor atau saluran pembuangan yang tersumbat, masalah tersebut umumnya dapat diatasi melalui pencucian dan perawatan rutin. Namun, sebaiknya hubungi teknisi apabila air terus menetes setelah AC dibersihkan, muncul bunga es, unit tidak dingin, terdengar suara tidak normal, atau terdapat kerusakan pada evaporator dan saluran pembuangan.
Hindari membongkar komponen internal atau memperbaiki posisi unit sendiri karena pemasangan yang kurang tepat dapat memperparah kebocoran. Untuk pemeriksaan yang lebih aman, temukan service center AQUA Elektronik terdekat.
Penggantian AC dapat dipertimbangkan apabila unit sudah lama digunakan, kerusakan sering berulang, konsumsi listrik meningkat, atau biaya perbaikannya cukup besar.
Rekomendasi AC dengan Fitur Self Clean untuk Perawatan Lebih Praktis

Untuk mengurangi penumpukan kotoran pada unit, Anda dapat mempertimbangkan AC yang dilengkapi fitur pembersihan otomatis. Salah satu pilihannya adalah AC AQUA Elektronik AQA-KCR10VSW2 UV Cool Premium.
AC ini memiliki beberapa fitur yang mendukung kenyamanan dan kemudahan perawatan:
- Self Clean: membantu membersihkan bagian dalam unit agar kebersihan dan performanya tetap terjaga.
- UVC Sterilization: membantu menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
- Precise Humidity: membantu mengatur tingkat kelembapan ruangan agar tetap nyaman.
- Wi-Fi Control: memungkinkan pengguna mengatur AC melalui perangkat yang kompatibel.
Meskipun memiliki fitur Self Clean, AC tetap perlu diperiksa dan dibersihkan secara berkala. Pastikan filter, evaporator, serta saluran pembuangan tidak dipenuhi debu atau kotoran agar air kondensasi dapat mengalir dengan lancar.
Sebelum membeli, sesuaikan kapasitas PK dengan luas ruangan, periksa kebutuhan daya listrik, serta pertimbangkan posisi pemasangan, garansi, dan layanan purnajual. Pemilihan produk dan pemasangan yang tepat dapat membantu menjaga kinerja AC sekaligus mengurangi risiko kebocoran.
Lihat spesifikasi AC AQUA Elektronik AQA-KCR10VSW2 atau lihat pilihan AC AQUA Elektronik lainnya.